KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS (CRITICAL THINKING) MAHASISWA SEMESTER 4 (EMPAT) PADA MATA KULIAH PSIKOLINGUISTIK

  • Nahnu Robid Jiwandono Universitas Islam Malang

Abstract

Abstrak
Kemampuan berpikir kritis atau critical thinking merupakan salah satu kemampuan yang sangat
penting untuk dikuasai oleh manusia abad 21. Pembelajaran sudah seharusnya diarahkan untuk
melatih peserta didik untuk dapat berpikir dengan kritis mengenai suatu masalah. Pembelajaran
yang mengajarkan untuk menghafal saja lebih baik mulai diganti dengan menganalisis dan
memberikan solusi yang logis. Pada penelitian ini, peneliti berusaha untuk mendapatkan data
yang berkaitan dengan hasil tes mahasiswa pada Mata Kuliah Psikolinguistik. Tes yang diujikan
sudah dipersiapkan sedemikian rupa dengan karakteristik yang beragam, mulai dari soal yang
berkategori C1, C2, C3, C4, C5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik
keterampilan berpikir kritis mahasiswa masih kurang. Terbukti dari hasil penelitian didapatkan
bahwa soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang dikerjakan, sebanyak 57% masih salah,
sedangkan 43% sudah dijawab dengan benar. Sementara itu, 57% mahasiswa menjawab soal
LOTS (Lower Order Thinking Skills) dengan benar dan 43% mahasiswa menjawab salah.
Dalam hal ini, peneliti menggunakan sumber data berupa hasil tes yang sudah dirancang oleh
peneliti dengan subjek penelitian atau subjek uji adalah mahasiswa semester ke-4 tahun 2018.
Kata Kunci: berpikir kritis, HOTS, LOTS

Published
2019-04-07