DISKURSUS PERLAWANAN TERHADAP SARANA PENDIDIKAN GUNA MEMBENTUK KREATIVITAS DALAM PUISI “AKU BERKELANA DI UDARA” KARYA WIJI THUKUL

Alfian Setya Nugraha, Andrik Purwasito, Haris Supratno, Titis Srimuda Pitana

Abstract

Abstrak
Perlawanan merupakan bentuk protes dari ketidakadilan yang terjadi terhadap suatu kaum.
Diskursus perlawanan terjadi hampir di setiap ranah kehidupan masyarakat. politik, ekonomi,
sosial budaya, agama, pendidikan merupakan wilayah terjadinya perlawanan yang diakibatkan
oleh kesewenang-wenangan atau ketidakadilan. Makalah ini membahas tentang diskursus
perlawanan terhadap sarana pendidikan guna membentuk moral siswa. Wiji thukul
menggambarkan diskursus lewat puisi tentang bagaimana kita seharusnya menyikapi kejadian
yang berada di masyarakat, serta kebijakan pemerintah dalam merespon diskursus yang terjadi di
masyarakat. Teori yang digunakan dalam makalah ini meliputi teori diskursus, semiotik, serta
teori resistensi guna menemukan perlawanan yang terjadi terhadap sarana pendidikan. Cara kerja
dalam makalah ini menggunakan hermeneutik, guna menafsir teks puisi karya Wiji Thukul.
Metode yang digunakan dalam makalah ini metode kualitatif, metode tersebut dinilai tepat
karena dalam metode kualitatif kita menghasilkan data guna mengambarkan sesuatu secara
keseluruhan. Makalah Diskursus perlawanan terhadap sarana pendidikan guna membentuk
kreativitas siswa ini diharapkan mampu untuk menambah wawasan pembaca tentang penelitian
di Indonesia.
Kata kunci: Diskursus, Perlawanan, Pendidikan

 

Abstract
Resistance is a form of protest of injustice against a people. The discourse of resistance occurs in
almost every realm of society. Political, economic, social, culture, religious, education is the area
of occurrence of resistance caused by the abuses and injustice. This paper discusses the
resistance to the means of education forms the moral of the students. Wiji Thukul describes
poetic discourse on how to respond to events in society, as well as government policies in
responding to discourses that occur in society. Theories applied in this paper include discourse,
semiotics, and resistance to find resistance in educational means. How research works using
hermeneutics, to interpret poetic texts. The method used this paper qualitative method. The
method is judged precisely, because it describes something as a whole. This paper is expected to
be able to increase the reader’s insight about the study of in Indonesia.
Keywords: Discourse, Resistance, Education.

Keywords

Diskursus; Perlawanan; Pendidikan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.