Penerapan Zakat Profesi Bagi Toutuber “Studi Fenomenologis Zakat Profesi Youtuber Di Komunitas Toutuber Jombang (YTN)”

  • Febrina Mira Susanty Universitas Hasyim Asy'ari
  • H. Bahruddin Universitas Hasyim Asy'ari

Abstract

Abstract: YouTube is currently one of the jobs that are in demand by many people. The income earned from the YouTuber profession reaches hundreds of millions of rupiah every month. In Islamic law it is explained that every wage or salary of a person's profession is obliged to pay zakat. but even though the law regarding zakat profession is still controversial and not well known by the Muslim ummah in general and Muslim professionals in the country in particular. From this phenomenon, researchers are interested in examining what kind of application of zakat on the Youtuber profession is included in the category of new types of professions. The method used in this research is qualitative with a phenomenological approach. The data collection technique was done by interviewing. This study aims to determine how the application of professional zakat for YouTubers. Analysis of the results of interviews with the head of the YouTuber Jombang (YTN) community and members that the actions in the application of professional zakat expenditure are in accordance with the Islamic law syari'ah that has been taught. That is the obligation to pay zakat for those who reach the nisab and one year is sufficient. Income from YouTube is one of the assets that must be zakat, including al-māl al-mustafād, which is assets that a Muslim can take advantage of with new ownership such as gifts, inheritance, labor costs, and so on. YouTubers are obliged to pay zakat if the video content uploaded is halal. If the opposite is true, that is, when it contains content that is haram, then the income is haram and does not have to be zakat

Keywords: Professional Zakat, YouTuber, YouTube

 

Abstrak : YouTube saat ini menjadi salah satu lapangan pekerjaan yang diminati oleh banyak orang. Penghasilan yang diperoleh dari profesi Youtuber mencapai ratusan juta rupiah tiap bulannya. Dalam hukum Islam dijelaskan bahwa setiap upah atau gaji dari profesi seseorang wajib hukumnya untuk mengeluarkan zakat. tetapi walaupun hukum mengenai zakat profesi tersebut masih menjadi kontroversi dan belum begitu diketahui oleh ummatt muslim pada umumnya dan kalangan profesional muslim di tanah air khususnya. Dari fenomena ini peneliti tertarik untuk meneliti seperti apa penerapan zakat profesi Youtuber tersebut yang termasuk dalam kategori jenis profesi baru. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan zakat profesi bagi YouTuber. Analisis hasil wawancara bersama ketua komunitas YouTuber Jombang (YTN) dan anggota bahwasannya tindakan dalam penerapan pengeluaran zakat profesi sesuai dengan syari’ah hukum islam yang telah diajarkan. Yaitu wajib mengeluarkan zakat bagi mereka yang mencapai nisab dan cukup satu tahun. Penghasilan dari YouTube adalah salah satu harta yang wajib dizakati, termasuk dalam al-māl al- mustafād, yaitu harta yang bisa diambil manfaat oleh seorang muslim yang dimiliki dengan kepemilikan yang baru seperti hadiah, warisan, ongkos kerja, dan lain sebagainya. YouTuber wajib zakat jika konten video yang diunggah adalah halal. Jika sebaliknya, yaitu ketika berisi konten yang haram maka penghasilannya haram dan tidak wajib dizakati

Kata Kunci : Zakat Profesi, YouTuber, YouTube

Published
2020-10-18