AFIKSASI (PREFIKS DAN SUFIKS) DALAM KOLOM EKONOMI BISNIS DI KORAN JAWA POS EDISI KAMIS 14 NOVEMBER 2019

  • Miftachul Jannah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Hasyim Asy'ari
Kata Kunci: afiksasi, prefiks, dan sufiks.

Abstrak

Penulisan penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penjelasan Afiksasi
yakni prefiks dan sufiks dalam kolom Ekonomi Bisnis di Jawa Pos Edisi Kamis 14
November 2019 sebagai media dalam pelaksanaan jurnal penelitian afiksasi yang
meliputi prefiks dan sufiks. Penelitian ini untuk memudahkan cara membedakan
afiksasi yakni prefiks dan sufiks dalam Bahasa Indonesia.Di dalam morfologi terdapat
proses morfemis salah satunya yakni afiksasi. Afiksasi sendiri ialah suatu proses
pembentukan pada kata yang mengalami pengimbuhan atau pembubuhan afiks pada
sebuah kata dasar ataupun bentuk dasar. baik itu dari kata dasar tunggal ataupun
kompleks. Di dalam proses afiksasi kita akan menemui prefiks, infiks, sufiks, konfiks,
dan simulfiks. Dari pembahasan diatas berkenan dengan analisis afiksasi (prefiks dan
sufiks) pada kolom ekonomi bisnis di jawa pos edisi 14 november 2019 didapatkan
hasil bahwa proses afiksasi khususnya prefiks dan sufiks.Prefiks ialah sebuah afiks
yang pengimbuhannya diletakkan pada bagian awal dari sebuah kata dasar atau
bentuk dasar. Sedangkan pada proses pengimbuhan itu sendiri biasa kita juga
mengenali prefiksasi. Sedangkan sufiks ialah sebuah afiks yang diimbuhkan pada
bagian belakang dari kata dasar atau bentuk dasar. Sedangkan pada proses
pengimbuhan itu sendiri biasa kita juga mengenali sufiksasi. Apabila kita membahas
proses afiksasi, di dalamnya pasti sedikit membahas kata dasar pula dan bentuk dasar.
Kata dasar ialah kata yang belum memiliki perubahan, belum mengalami perubahan
atau proses morfologis, entah itu semacam proses penambahan imbuhan, proses
pengulangan ataupun proses pemajemukan. Bentuk dasar ialah bentuk yang menjadi
dasar di dalam proses morfologis, bisa bermacam kata dasar, kata imbuhan, kata
ulang, dan dapat pula kata majemuk.

Diterbitkan
2020-03-04