AFIKSASI DALAM KOLOM POLITIK DI KORAN JAWA POS EDISI JUMAT 1 NOVEMBER 2019

  • Firna Putri Ananda Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Hasyim Asy'ari
Kata Kunci: Afiksasi, prefiks, sufiks, konfiks

Abstrak

Perubahan kata terdapat di berbagai sumber salah satunya di koran jawa pos,
ternyata banyak kata yang mengalami perubahan kata seperti pada kolom Politik di koran
Jawa Pos edisi Jumat 1 November 2019, terdapat banyak kata yang mengalami perubahan
kata didalamnya. Kata-kata yang mengalami perubahan kata tersebut mengalami proses
afiksasi yang merupakan bagian dari proses morfemis dalam morfologi. Penelitian ini
menganalisis proses afiksasi yang terdapat pada kolom Politik di koran Jawa Pos edisi Jumat
1 November 2019. Didapatkan tiga proses perubahan kata yaitu prefiks, sufiks, dan konfiks,
dari tujuh proses afiksasi. Ditemukan 20 prefiks, 7 sufiks, dan 20 konfiks. Afiksasi
merupakan bentuk dasar yang mengalami proses pingimbuhan afiks dan menghasilkan kata
baru. Proses afiksasi dibagi menjadi tujuh jenis yaitu prefiks, sufiks, infiks, konfiks,
sirkumfiks, interfiks, dan transfiks. Prefiks merupakan bentuk dasar yang mendapatkan
imbuhan afiks didepannya. Dalam bahasa indonesia prefiks sendiri dibedakan atas dua jenis
yaitu prefiks asli dan prefiks serapan. Sufiks adalah bentuk dasar yang dibelakangnya
diimbuhkan afiks. Sufiks biasanya disebut akhiran atau imbuhan yang digabungkan di akhir
kata. Keberadaan sufiks dapat ada beriringan dengan afiks-afiks yang lain. Dalam bahasa
indonesia sufiks dibedakan menjadi dua jenis yaitu sufiks asli dan sufiks serapan.
Sedangkan konfiks adalah bentuk dasar yang mendapat imbuhan afiks yang diletakkan di
bagian awal dan bagian akhir. Ada dua hal yang sangat diperhatikan berkenaan dengan
konfiks yang terdapat dalam bahasa Indonesia. Pertama, dalam menentukan apakah dua
buah afiks (prefiks dan sufiks) termasuk konfiks atau tidak yaitu dengan cara mengetahui
makna gramatikal yang dihasilkan dari proses afiksasi secara konfiks. Sedangkan yang
kedua, tentang konfiks me-/-kan dan me-/-i dalam bahasa indonesi di sebut sebagai konfiks
atau bukan konfiks.

Diterbitkan
2020-03-04