AKUNTANSI PERSEDIAAN BARANG DAGANG ( STUDI KASUS PADA CV MAJU JAYA SCAFFOLDING, CIKARANG )

Setiadi Setiadi

Abstract

Abstract. Problems that can arise in the supply of too little
inventory of merchandise rather than consumer demand, as well as
more inventory than consumer demand. The research objective is
to find out how the method of recording, the method of valuation,
and the presentation of inventory in the financial statements of CV
Maju Jaya Scaffolding. The analysis used is quantitative
descriptive. Data collection techniques in this study by observation.
The results of the research, recording the inventory of merchandise
at CV Maju Jaya Scaffolding uses the perpetual method, where
each purchase and sale transaction is not recorded in the account
of the purchase or sale, but directly recorded in the inventory
account. Assessment of merchandise inventory, to determine the
value of CV Maju Jaya Scaffolding's final inventory using the FIFO
method

Abstrak. Masalah-masalah yang dapat timbul pada persediaan
terlalu sedikitnya persediaan barang dagang daripada pemintaan
konsumen, maupun lebihnya jumlah persediaan daripada
permintaan konsumen. Tujuan penelitian untuk mengetahui
bagaimana metode pencatatan, metode penilaian, dan penyajian
persediaan pada laporan keuangan CV Maju Jaya Scaffolding.
Analisis yang digunakan deskriptif kuantitatif. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini dengan observasi. Hasil
penelitian, pencatatan persediaan barang dagang pada CV Maju
Jaya Scaffolding menggunakan metode perpetual, dimana setiap
transaksi pembelian dan penjualan tidak dicatat dalam akun
pembelian maupun penjualan, tetapi langsung dicatat pada akun
persediaan barang dagang. Penilaian persediaan barang dagang,
untuk mengetahui nilai persediaan akhir CV Maju Jaya Scaffolding
menggunakan metode FIFO.
Kata Kunci : Metode Catat, Observasi,Kuantitatif dan
Perpetual, FIFO.

Keywords

Metode Catat, Observasi,Kuantitatif dan Perpetual, FIFO.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.