HUBUNGAN KELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA MADRASAH DENGAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 JOMBANG

  • Defi Anjasari Pendidikan

Abstract

Kelengkapan sarana dan prasana berpengaruh terhadap perkembangan belajar peserta didik terutama dalam membentuk keaktifan belajar peserta didik. Semakin lengkap sarana dan prasarana dalam suatu Madrasah maka semakin baik keaktifan belajar peserta didik. Seperti halnya di Madrasah Aliyah Negeri 1 Jombang, sarana dan prasarana yang dimiliki sudah memadai dan lengkap untuk digunakan dalam pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran fiqih, oleh karena itu peneliti kemudian tertarik melakukan penelitian yang berkaitan dengan hubungan kelengkapan sarana dan prasarana Madrasah dengan keaktifan belajar peserta didik.

Peneliti melaksanakan penelitian ini agar dapat mengetahui seberapa besar hubungan kelengkapan sarana dan prasarana Madrasah dengan keaktifan belajar peserta didik.

Dalam penelitian yang telah dilakukan peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif, desain penelitiannya menggunakan expostfacto dan jenis penelitian menggunakan penelitian korelasional. Peneliti menggunakan dokumentasi dan angket dalam teknik pengambilan data. Sedangkan analisis data yang dipakai dalam penelitian ini ialah menggunakan product moment, cronbach’s alpha, dan uji korelasi spearman rank, yang diuji menggunakan SPSS IBM 20.0.

Hasil dari uji spearman rank diperoleh nilai Sig. 0,000 kurang dari 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan kelengkapan sarana dan prasarana Madrasah dengan keaktifan belajar peserta didik. Pada kolom koefisien korelasi diperoleh nilai 0,574 termasuk dalam interval 0,040-0,599 yang artinya memiliki hubungan sedang atau cukup.

References

Hamdani, Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia, 2011.

Hamiyah, Nur dan Mohammad Jauhar, Pengantar Manajemen Pendidikan di Sekolah. Jakarta: Prestasi Pustaka, 2015.

Kompri, Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2016.

Mulyasa , H.E., Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah . Jakarta: PT. Bumi Aksara, Cet.3, 2013.

Soyomukti, Nurani, Teori-Teori Pendidikan (dari tradisional, (NEO) Liberal, Marxis-sosial, hingga postmodern . Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2016.

Sudjana, Nana, Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Cet. 5, 2010.

Sudjana, Nana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Cet.14,2009

Widiasworo, Erwin, Masalah-masalah peserta didik dalam kelas dan solusinya. Yogyakarta: Araska, 2017.

Yamin, Martinis, Kiat Membelajarkan Siswa. Jakarta: Persada Press, 2010.

Published
2021-03-23