HUBUNGAN PENERAPAN METODE AT-TARTIL DENGAN MINAT BELAJAR MELAFALKAN AL-QUR’AN PESERTA DIDIK DI MTS NEGERI 16 JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2019-2020

  • Kurrota Ayun Pendidikan
  • Iva Inayatul Ilahiyah

Abstract

At-Tartil adalah salah satu metode pembelajaran Al-Qur’an yang dibentuk oleh Lembaga Ma’arif Sidoarjo untuk mengurangi masyarakat yang tidak bisa melafalkan Al-Qur’an, yang mana teknik pembelajarannya lebih menuntut santri untuk lebih aktif dengan menerapkan irama tartil yang sesuai dengan ajaran dalam ilmu tajwid. Sedangkan minat dalam belajar melafalkan Al-Qur’an adalah suatu keadaan ketika peserta didik memiliki ketertarikan atau kecenderungan untuk bisa melafalkan Al-Qur’an dengan perasaan senang dan mempunyai perhatian untuk mengetahui, mempelajari, memiliki dan membuktikannya.

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Untuk Mengetahui Penerapan Metode At-Tartil di MTs Negeri 16 Jombang Tahun Pelajaran 2019-2020. 2. Untuk Mengetahui Minat Belajar Melafalkan Al-Qur’an Peserta Didik di MTs Negeri 16 Jombang Tahun Pelajaran 2019-2020. 3. Untuk Mengetahui Hubungan Penerapan Metode At-Tartil dengan Minat Belajar Melafalkan Al-Qur’an Peserta Didik di MTs Negeri 16 Jombang Tahun Pelajaran 2019-2020.

Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang dipakai peneliti untuk penelitian ini, dengan jenis penelitian korelasional, adapun sampel pengambilannya menggunakan teknik stratified random sampling dengan mengambil sampel sebesar 15% dari jumlah populasi, pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi dengan memakai analisis uji korelasi spearman.

Hasil dari penelitian mengungkapkan: 1. Penerapan metode At-Tartil di MTs Negeri 16 Jombang tahun pelajaran 2019-2020 baik, dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan prosentase secara umum sebesar 85,8%. 2. Minat belajar melafalkan Al-Qur’an peserta didik di MTs Negeri 16 Jombang tahun pelajaran 2019-2020 cukup baik, dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan prosentase secara umum sebesar 77,2%. 3. Hasil penerapan metode At-Tartil dengan minat belajar melafalkan Al-Qur’an peserta didik di MTs Negeri 16 Jombang tahun pelajaran 2019-2020 terbukti ada hubungan dengan koefisien korelasinya sebesar 0,544 yang berarti memiliki hubungan yang sedang atau cukup.

References

Masduki Duryat, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Penguatan Pendidikan Agama Islam di Institusi yang Bermutu dan Berdaya Saing, (Bandung: ALFABETA CV, 2016), hlm. 61.
Djaali, Psikologi Pendidikan (Jakarta: Bumi Aksara, 2011), hlm. 121.
Koordinator Kabupaten BMQ “At-Tartil” Jombang, Program Intensif Pembelajaran Al-Qur’an, (Jombang: Koordinator Kabupaten BMQ “At-Tartil” Jombang), hlm. 1.
Pupu Saeful Rahmat, Psikologi Pendidikan (Jakarta Timur: PT Bumi Aksara, 2018), hlm. 162.
Tim Penyusun LP. Ma’arif NU Cabang Sidoarjo, Buku Panduan dan Pedoman Pengelolalaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (Sidoarjo: LP. Ma’arif Nu Cab. Sidoarjo, 1999), hlm. 35.
Sandu Siyoto, Dasar Metodologi Penelitian (Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015), hlm. 20.
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), hlm. 313.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2015), hlm. 81.
M. Fikril Hakim, Litho’atillah, Membumikan Al-Qur’an Mengenal Lebih Dekat Kalamullah, (Kediri: Lirboyo Press, 2014), hlm. 1.
Published
2021-03-23